SAAT TEDUH AGUSTUS 2009

01 Agustus 2009

Riang

Bahan Alkitab : Ams 15:13

Banyak hal yang dirasakan saat menerima suatu hal yang baru. Bisa saja perasaan senang ataupun sedih. Senang akan mendapatkan hal yang baru, penuh tantangan dan bisa belajar dari awal untuk mengenal hal yang baru tersebut. Sedih kalau mengingat sudah meninggalkan teman-teman lama, suasana lama dan guru-guru lama. Suatu hal yang cukup menyenangkan kalau mendapatkan hal yang baru. Seperti menerima suasana baru contohnya kelas yang baru. Apalagi bagi mereka yang baru masuk ke jenjang yang lebih tinggi seperti masuk SLTP ataupun SLTA. Semua hal menjadi baru, dimana kita harus kembali mempelajarinya agar bisa diterima di tempat yang baru. Kawan-kawan yang baru juga menjadi salah satu daya tarik untuk berjuang mendapatkan sesuatu yang baru. Kenapa harus menjadi tantangan? Pernahkah kita membayangkan kalau sejak awal pertemanan kita sudah salah dan akan tetap dicap tidak enak oleh teman-teman kita hingga seterusnya? 3 tahun untuk tingkat SLTP atau SLTA mereka akan menjadi teman-teman kita. Kembangkan pemikiran, pasang muka ramah dan tetap riang dalam setiap kegiatan. Itu akan menjadikan kita lebih disenangi oleh teman-teman baru, juga guru dan lingkungan baru kita. Bayangkan saja kalau mendapat teman yang riang, suka membantu dan ramah, pasti akan menyenangkan. Hati yang gembira membuat muka berseri-seri. Perasaan di dalam hati akan menunjukkan ekspresi di wajah dan pembawaan. Jadilah remaja yang benar-benar bergembira. Tidak takut menghadapi kelas baru karena ada keyakinan, kelas yang baru akan membawa suasana yang baru.

Doa : Bapa, mampukan aku untuk bisa beradaptasi dengan kelas yang baru. Ajar aku untuk tetap riang dan bisa menjadi teladan bagi teman-teman serta disayangi guru baru. Amin.

 

 

 

 

 

 

 

02 Agustus 2009

Teguh Hati

Bahan Alkitab 1 Kor 16:13

Dalam perjalanan tugasnya, prajurit Amerika akan melaksanakan tugas dengan benar-benar mengabdi kepada negaranya. Pengabdian ditunjukkan dengan sikap pantang menyerah dan tetap melakukan yang terbaik bagi negaranya. Bukan hanya mengorbankan waktu dan tenaga, mereka juga mempertaruhkan nyawa dan hidupnya di medan pertempuran.

Saat ditanya bagaimana perasaan dan sikapnya terhadap kesatuannya, sang prajurit akan berkata tidak akan menyesali keputusannya untuk menjadi seorang prajurit sekalipun nyawa taruhannya.

Pelajaran yang diambil dari prajurit tadi adalah bagaimana dengan remaja yang menjadi laskar Kristus dalam kehidupannya mengadapi situasi yang baru, kelas yang baru dan teman yang baru. Ketika remaja masuk ke lingkungan yang baru, banyak yang akan ditemuinya termasuk teman-teman yang belum diketahui latar belakangnya.

Di tengah teman-teman yang memiliki latar belakang yang kurang baik, remaja juga harus mampu mengambil sikap seperti prajurit Amerika tadi. Walaupun terkadang teman yang datang tidak seperti diharapkan, namun laskar Kristus tetap teguh memegang imannya. Bersikap sebagai laki-laki dalam nats bukan maksudnya harus seperti laki-laki, walaupun dirinya perempuan. Sikap laki-laki ditunjukkan dengan perbuatan sportif, berani bertarung dalam setiap situasi dan mengaku kalah kalau memang dia tidak mampu.

Remaja Kristen juga harus siap dalam segala hal, walaupun kekecewaan yang didapatkan. Sikap itu yang harus ditunjukkan remaja dalam menghadapi situasi baru di sekolahnya. Kalau mendapatkan kekecewaan, hendaklah tidak berlama-lama dalam kekecewaan karena ia tahu Tuhan akan memampukan dan menguatkannya dalam kehidupan orang-orang benar.

Doa : Bapa, kuatkanlah aku bagaikan prajurit Amerika yang tetap setia kepada negaranya. Mampukan aku tetap berjalan diatas perintahmu untuk tetap kuat dalam menghadapi situasi baru. Amin.

ooO0Ooo

03 Agustus 2009

Berani Bersikap

Bahan Alkitab 1 Raj 3:9

Dalam kehidupan sehari-hari kita akan dihadapi persoalan-persoalan hidup, terlepas besar kecilnya masalah tersebut. Kita harus bijaksana menghadapi segala permasalahan yang ada sehingga tidak tergelincir dalam perngaruh negatif dunia ini.

Saat kita diperhadapkan dalam situasi yang baru, banyak hal yang akan diterima, baik yang baik maupun yang tidak berkenan dihadapan Tuhan. Remaja harus bisa memilih ajaran yang masuk dalam dirinya. Segala hal yang baik haruslah diterima agar baik pula hasilnya. Jangan pernah takut mempelajari hal yang baik.

Ketika kita diperhadapkan dengan ajaran yang tidak baik, sebaiknya segera berkata No agar pengaruhnya tidak akan merusak masa depan kita. Pelajarilah kebijaksanaan agar segala ajaran dapat disaring dengan baik, seperti permintaan Salomo kepada Tuhan yaitu diberi hikmad kebijaksanaan.

Pengaruh baik yang sampai pada kita akan mempengaruhi hidup di kemudian hari. Belajarlah dari hal yang baik sehingga buahnya juga adalah kebaikan. Namun kalau kita mulai belajar dari hal yang tidak baik, maka hasilnya juga tidak akan baik.

Doa : Bapa, berikanlah kebijaksanaan padaku agar bisa menilai ajaran yang baik dan buruk sehingga anakMu tidak tergelincir pada pengaruh negatif dunia ini. Amin

ooO0Ooo

 

04 Agustus 2009

Mampu Beradaptasi

Bahan Alkibtab Yosua 2:1

Saat pulang sekolah dari SMP tempat saya menimba ilmu, ada hal yang mengherankan. Seorang buta berjalan di keramaian Jalan Jamin Ginting Medan dengan hanya mengandalkan sebuah tongkat. Kejadian yang sama sering terjadi dan yang mengherankan, tidak satupun ada pemandu yang membantu pria buta itu.

Karena seringnya melihat hal seperti itu, timbul keinginan saya untuk berbincang-bincang dengan pria buta itu. Pada suatu kesempatan, saya berhasil berbincang-bincang dengannya. Saat ditanyakan kenapa tidak ada yang memandunya saat berjalan dan ternyata bisa selamat sampat ke tujuan.

Dengan sedikit senyum, pria buta itu menyatakan dirinya sudah lama buta. Saat pertama sekali menyusuri jalan itu, ia harus dipandu oleh keluarganya agar tidak tersesat. Namun setelah sekian lama, akhirnya ia memberanikan diri berjalan tanpa pemandu. Memang banyak kendala awalnya, namun dengan bantuan orang sekitar, pria buta tersebut tetap berjalan.

Akhirnya setelah bisa mempelajari situasi jalan, pria buta tersebut kini bisa berjalan tanpa pemandu dan tidak tersesat. Hanya terkadang tongkatnya perlu untuk mengetahui ada orang di depannya atau tidak saat berjalan.

Ramaja juga harus bisa mempelajari situasi baru dimana ia kini berada. Dalam mempelajari situasi baru, banyak hal yang didapatkan baik kesulitan maupun kemudahan. Namun dengan hati yang kuat dan niat ingin maju, semua bisa dijalani tanpa mengeluh.

Hasilnya kalau sudah mempelajari situasi dengan baik, semua akan dinikmati setelahnya. Seperti orang buta itu, ia tidak mengeluh akan kekurangannya, namun tetap berjuang untuk bisa mandiri tanpa bantuan orang lain.

Doa : Bapa, beri aku hikmad untuk mempelajari situasi yang baru di lingkungan baruku. Tuntun aku untuk bisa mandiri. Amin.

ooO0Ooo

 

05 Agustus 2009

Berkenalan

Bahan Alkitab : 2 Kor 8:18-24

Saat memasuki kelas yang baru terkadang kita merasa asing karena harus beradaptasi lagi dengan teman-teman sekelas yang belum kita kenal. Bagaimana cara mengenal dan memilah teman untuk dijadikan kawan? Sebanrnya tidak rumit kalau kita mau belajar mengenal orang lain dan tidak memaksakan kehendak.

Semua orang bisa harus bisa menjadi teman kita. Dalam perkenalan hendaklah kita berani menyapa dan memperkenalkan diri. Sembari memperkenalkan diri, jauhkan sifat egois yang mengakibatkan ketidaksukaan teman terhadap kita. Pupuk sikap baik dan bersahabat sehingga semua orang yang ada di kelas baru bisa menyenangi kita.

Dalam pertemanan, satu hal yang membuatnya langgeng yaitu tidak pernah berharap kawan seperti diri kita. Namun lebih baik kita mengerti sifat teman-teman baru kita. Setelah mengenalnya, remaja bisa tahu bagaimana karakter teman-teman dan siapa-siapa saja yang bisa dijadikan teman berbagi suka dan duka.

Kenapa harus dipilah-pilah? Tidak semua teman bisa dijadikan kawan dalam suka dan duka. Tugas pelajar adalah menggali ilmu untuk masa depan. Hal itu harus menjadi tujuan utama bersekolah. Untuk mensukseskannya, pilihlah teman yang benar-benar sejalan dan tidak akan menjerumuskan kita ke hal-hal negatif.

Paulus juga dalam perjalanannya diberi teman untuk berbagi suka dan duka. Orang yang menjadi temannya merupakan orang yang terpilih dan bisa membantunya dalam menyebarkan injil. Mereka dapat bekerja sama dan berbagi dalam suka dan duka.

Doa :

Tuhan, beri kepadaku pengertian bagaimana memilih teman yang baik agar sekolahku tidak terbengkalai. Amin.

ooO0Ooo

06 Agustus 2009

Tidak Sombong

Bahan Alkitab : 1 Kor 4:6-7

Matahari selalu terbit dari timur dalam waktu yang sama, paling hanya berbeda sedikit tergantung bulannya. Setiap mahluk hidup butuh matahari untuk pertumbuhannya. Tidak seorangpun yang menyangkal peran matahari bagi kehidupannya sangat besar. Seorang tahanan di penjara saja, setiap hari harus diberi sinar matahari supaya sehat.

Namun tahukah kamu, bahwa matahari tidak pernah sombong, walaupun dibutuhkan semua mahluk hidup? Matahari selalu terbit dan tidak pernah merajuk untuk tidak terbit menyinari bumi ini.

Bagaimana dengan kita manusia yang merupakan mahluk ciptaan Allah paling mulia. Bisa berfikir untuk bisa berbuat yang baik terhadap sesamanya. Terkadang karena kita merasa dibutuhkan oleh teman kita, lalu sikap sombong muncul. Dia merasa dirinya lebih dari sesamanya sehingga timbul rasa sombong.

Tahukah remaja, bahwa setiap manusia membutuhkan manusia lainnya untuk dapat hidup? Bagaimana kalau satu dengan lainnya sombong dan merasa dirinya lebih dari yang lain. Di mata Tuhan, manusia ini hanya bagaikan debu, jadi tidak ada yang lebih. Yang membuat dirinya lebih di mata Tuhan adalah kesetiaan, dan menjadi pengikutNya.

 

Doa : Tuhan, ajari aku agar tidak sombong dan merasa lebih dari teman-temanku. Amin.

ooO0Ooo

 

 

 

 

 

 

 

 

07 Agustus 2009

Mudah Bergaul

Bahan Alkitab : 1 Kor 15:33

Hampir seluruh siswa di SMAN I ini dikenal oleh Toni, begitu juga sebaliknya. Selain pintar, Toni juga sangat ramah dan mudah bergaul dengan siapa saja. Bahkan banyak orang yang datang meminta bantu kepada Toni saat mengalami kesusahan.

Nama Toni cepat dikenal di seluruh sekolah. Beberapa temannya pernah mempertanyakan hal itu kepadanya. Toni dengan cepat mengatakan, tidak banyak syarat yang harus dipenuhi. Teman-temannya yang lain dengan antusias meminta agar Toni menceritakan syarat yang dimaksud.

Toni menyatakan yang pertama adalah takut kepada Tuhan, bersikap ramah terhadap semua orang, bersedia membantu teman dalam kesusahan dan yang terakhir yaitu menerima teman seperti dirinya, bukan seperti yang kita inginkan.

Kepribadian kawan kita pasti berbeda, namun jangan perbedaan itu yang mengakibatkan gap, namun lebih lagi dirasakan perbedaan itu adalah keindahan dalam persahabatan. Akhirnya teman-teman yang lain bisa mengerti apa yang dimaksud oleh Toni mengenai syarat bisa berteman dengan semua orang.

Teman-teman kita yang ada di kelas baru biasanya berasal dari banyak etnis dan suku, warna kulit dan watak. Teman-teman tersebut akan menjadi kawan kita selama bersekolah di tempat yang baru. Remaja Kristen harus bisa bergaul dengan teman-teman tanpa membedakan status ekonomi atau warna kulit.

Janganlah menjadi teman yang merasa lebih dari yang lain, sehingga ketika orang lain lebih, kita tidak bisa menerimanya. Remaja Kristen dalam pergaulannya harus bisa menujukkan jati dirinya agar  bisa disenangi orang lain.

Doa : Bapa, ajari aku untuk bisa menerima temanku seperti mereka bukan seperti yang kuinginkan. Amin.

ooO0Ooo

08 Agustus 2009

Menjadi Teman Yang Baik (Pendorong)

Bahan Alkitab : Ibrani 10:24-25

Rina dan Wati merupakan 2 sahabat yang selalu bersama ke mana saja. Kalau melihat Rina di kantin, pasti ada Wati disana. Itu selalu yang terlihat dari persahabatan keduanya. Bahkan banyak teman yang iri melihat kedekatan mereka berdua.

Namun pada waktu memperoleh rapor semester I, persahabatan itu mulai retak. Kejadian itu bermula saat Rina dinyatakan sebagai juara I di kelasnya sedangkan Wati hanya mampu duduk di ranking 2.

Entah mengapa, sejak saat itu, kalau Rina mengajak Wati ke kantin, ada saja alasannya untuk menolak. Bahkan akhir-akhir ini, Wati terlihat berusaha mengelak bertemu dengan Rina. Kalaupun ditegur, Wati menjawabnya dengan ketus.

Perubahan ini, membuat Rina merasa sedih dan berusaha mencari tahu apa kesalahannya sehingga Wati selalu menghindarinya. Melalui salah seorang teman mereka, Rina mendapat info bahwa, Wati merasa tersinggung karena hanya bisa juara 2 sedangkan Rina bisa jadi juara I. Wati merasa, dirinya lebih pintar dari Rina, namun kenapa dia bisa kalah dari sahabatnya itu.

Akhirnya Rina tahu penyebab retaknya persahabatan mereka berdua. Rina kemudian mencari Wati untuk berbicara langsung dari hati ke hati. Setelah berjumpa, awalnya Wati berusaha mengelak, namun Rina memaksanya untuk berbicara sebentar. Rina mengajak Wati untuk bisa bersaing sehat walaupun mereka belajar bersama. Kalau masalah siapa yang menjadi juara, tidak menjadi masalah yang terpenting jadilah terbaik dari semua orang. Wati akhirnya bisa tersenyum dan meminta maaf kepada sahabatnya yang beberapa waktu lalu sempat dimusuhinya.

Begitu juga dengan para remaja, harus bisa menjadi teman yang baik (pendorong) bagi orang lain. Walaupun sempat dimusuhi, kita harus bisa menyadarkannya dan mengajaknya agar bisa kembali berteman.

Doa :

Tuhan, ajari aku untuk bisa menjadi pendorong bagi orang lain. Amin.

ooO0Ooo

09 Agustus 2009

Menasehati kesalahan

Bahan Alkitab : Maz 32:8-9

Saat naik ke kelas 3, dan mulai bersekolah kembali setelah libur beberapa minggu, ada hal yang mengusik perhatianku. Aku melihat sekelompok temanku sudah merencanakan untuk mengerjai guru-guru yang baru masuk dan praktek di sekolahku.

Mereka sudah merencanakan akan menempelkan permen karet di kursi guru, menyembunyikan penghapus dan kapur dan memasukkan tikus hidup ke laci meja guru. Kelompok itu berharap guru baru tersebut akan panik karena tidak melihat kapur dan penghapus, kemudian mencarinya hingga ke laci meja dan menemukan tikus dan akhirnya menduduki kursi yang sudah ditempel permen karet sehingga celananya akan lengket.

Aksi mereka tidak ada yang melarang, karena selain takut, sebagian lagi cuek dengan kegiatan anak-anak bengal itu. Timbul keberanian dalam diriku untuk mendekati mereka dan menasehatinya.

Saat kelas masih belum dimulai, aku menemui ketua kelompok mereka yang bernama Yudi. Aku mengajak Yudi untuk berbicara di kantin sekolah sambil sarapan. Saat itulah kuminta agar semua perangkap yang mereka buat harus dicabut karena kasihan guru yang baru masuk nantinya.

Karena aku tahu orang tua Yudi adalah guru, aku membalikkan semua rencana mereka kalau seandainya siswa-siswa oranng tua Yudi melakukan hal yang sama. Bagaimana perasaannya kalau orang tuanya juga diperlakukan serupa oleh siswanya sendiri. Yudi baru tersadar dan segera memerintahkan anggota kelompoknya untuk membuang semua jebakan itu agar guru yang baru masuk nantinya akan merasa nyaman.

Begitulah Remaja Kristen seharusnya bersikap. Saat melihat adanya ketidakberesan, segera bertindak sehingga tidak ada pihak yang dirugikan. Para remaja harus berani menasehati kawannya agar tidak berbuat curang terhadap orang lain. Begitu juga dalam kesehariannya, kalau melihat ada teman berbuat salah, segera dinasehati agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang lebih parah lagi.

Doa : Bapa, ajari aku untuk dapat hidup dalam terangMu dan bisa menasehati teman-teman yang berbuat kesalahan. Amin

ooO0Ooo

10 Agustus 2009

Menjadi Teladan

Bahan Alkitab : 1 Tes 1:6-7

Saat dua benih ditaburkan seorang petani, muncullah pembicaraan keduanya. Benih pertama mengatakan tanah ini begitu subur untuk tempatku berkembang, walaupun banyak bebatuan di dalamnya. Aku ingin membenamkan tubuhku yang kecil ke dalam tanah dan menancapkan akar-akarku ke dalam tanah untuk memperkokoh cengkramanku, jika perlu akar-akarku akan menembus bebatuan ini untuk bisa tumbuh besar dan subur.

Betapa menyenangkan kalau batangku nanti tumbuh besar dan tinggi. Datang terpaan angin akan menggoyang batangku, namun karena akarku kuat maka akan tetap kokoh berdiri dan tidak akan tumbang. Lama-kelamaan, benih tumbuh dengan subur dan berdiri dengan koko seiring waktu berjalan.

Sementara benih kedua berfikir sebaliknya. Bagaimana aku bisa tumbuh di tanah ini, banyak sekali bebatuan. Mana mungkin akarku akan mampu berkembang dengan pesat kalau tanahnya berbatu. Begitu nanti akarku tumbuh, akan patah kalau terkena batu keras. Lagipula kalau aku tumbuh, tunas muda yang akan tumbuh akan segera dimakan keong atau binatang lainnya. Lebih baik aku menunggu disini sampai petani itu memindahkanku ke lahan yang lebih subur dan tidak berbatu.

Beberapa hari kemudian, seekor burung menungkik dari angkasa karena melihat ada benih yang tergeletak diatas tanah dan segera memakan benih yang kedua, tanpa sempat tumbuh.

Kesuksesan tidak datang begitu saja tanpa adanya perjuangan dari diri sendiri. Kesuksesan lahir dari tekat, keberanian, kerja keras dan ketekunan. Tekat merupakan kemauan yang kuat dan kebulatan hati. Tanpa kemauan, jangan harap keberhasilan menjadi milik kita. Begitu juga dengan keberanian yang dibutuhkan untuk mewujudkan tekat itu. Lebih baik gagal daripada tidak berbuat sama sekali.

Kerja keras merupakan tindakan nyata untuk mencapai keberhasilan dalam segala hal. Keluarkan potensi dan kemampuanmu dalam mengerjakan segala hal untuk mencapai hasil yang baik. Ketekunan adalah keteguhan hati untuk tetap menjalankan sesuatu yang diyakini dan tidak mudah menyerah. Kondisi itu akan membuatmu menjadi teladan di lingkunganmu.                                       Doa : Tuhan, ajari aku untuk bisa menjadi teladan di lingkunganku. Ajari aku untuk tetap memiliki tekat, keberanian, kerja keras dan ketekunan untuk meraih kesuksesan. Amin.

11 Agustus 2009

Kerja Sama

Bahan Alkitab Ef 4:2-7

Suatu pagi, sebuah bus sarat dengan penumpang yang hendak berangkat kerja dan sekolah dari Lubuk Pakam menuju Medan. Karena tidak ingin penumpangnya terlambat, bus tersebut memilih masuk dari jalan Tol BELMERA dari Tanjung Morawa. Bis kemudian melaju dengan kencangnya di jalan tol itu. Namun naas bagi mereka, dalam perjalanan di jalan tol, bus mendadak terhenti karena ada kerusakan. Rupanya kopling bus mereka rusak. Para penumpang yang merupakan pelajar dan orang kantoran menjadi panik dan mulai menggerutu. Mereka tidak akan bisa mendapatkan bus lagi di jalan tol karena angkutan manapun dilarang untuk berhenti sepanjang jalan tol.Sang supir kemudian memanggil kernetnya untuk mencari akal bagaimana caranya agar bus bisa kembali berjalan. Supir merasa kasihan kepada penumpangnya yang keburu waktu. Setelah berbicara sebentar sembari melihat kerusakan bus, akhirnya keduanya tersenyum. Para penumpang yang masih keheranan kemudian disuruh masuk ke dalam bus agar berangkat. Para penumpang awalnya tidak yakin dengan ucapan sang supir, namun tidak ada yang bisa dilakukan selain masuk ke dalam bus.

Ternyata sang supir kembali duduk di dekat kemudinya sedangkan sang kernet duduk dekat kabel kopling. Kernet diminta untuk menarik kabel kopling sesuai dengan perintah supir dan bus kembali dijalankan walau tidak secepat tadi. Akhirnya bus berhasil keluar dari jalan tol dan menyetop bus lain untuk memindahkan para penumpang agar tidak terlambat ke tujuan masing-masing.

Supir dan kernet bekerjasama untuk mencapai satu tujuan yaitu agar para penumpangnya tidak terlambat. Walaupun pekerjaan itu susah, namun kalau dikerjakan dengan sepenuh hati dan dengan muka berseri, pasti akan selesai. Untuk bekerja sama, diperlukan pengertian yang tingga dan tidak ada yang menganggap satu lebih tinggi dari lainnya. Dengan kerjasama maka permasalahan selesai dan menuai keberhasilan.

Remaja juga harus bisa bekerjasama dengan orang lain untuk mencapai tujuannya. Beban seberat apapun kalau dikerjakan bersama-sama akan menjadi mudah.

Doa : Bapa, ajari aku untuk mampu bekerja sama dengan orang lain untuk mencapai hasil yang maksimal. Amin.

ooO0Ooo

12 Agustus 2009

Guru Baru, Suka Menerima Didikan

Bahan Alkitab : Ams 4:6-9

Beddu sangat benci melihat guru matematikanya, karena pernah dihukum akibat tidak mengerjakan pekerjaan rumah. Selain itu, setiap mata pelajaran matematika, banyak sekali rumus yang diberikan. Kalau ada pelajaran matematika, Beddu selalu main-main di kelas, mengganggu kawan dan sering bolos pada mata pelajaran tersebut.

Tiba saat ujian akhir semester, Beddu kelimpungan pada mata pelajaran matematika, sehingga tidak satu soal-pun bisa dikerjakannya. Siang itu, guru matematika, Pak Simarmata memanggilnya ke ruang guru. Beddu yang sudah benci melihat gurunya itu menjadi gelisah. “Pasti aku akan dimarahi, karena tidak ada satu soal pun yang bisa kujawab,: pikir Beddu.

Setibanya di kantor guru, Pak Simarmata menyambutnya dengan senyum dan mempersilahkannya masuk ke dalam ruangan. Dengan lembut, Pak Simarmata menanyakan kenapa tidak bisa menyelesaikan soal ujian, padahal pada mata pelajaran lain Beddu bisa mendapatkan nilai tinggi.

Pak Simarmata mengatakan,”bapak tahu, kamu kemarin kecewa karena dihukum akibat tidak buat PR, tapi itu bapak lakukan agar kamu bisa menghargai waktu dan bertanggung jawab terhadap tugasmu.” “Oleh karena itu, kamu bapak beri kesempatan ujian ulang 2 minggu mendatang, namun dengan syarat, setiap sore harus ke rumah bapak untuk belajar matematika.”

Beddu terkejut karena tidak menyangka guru yang dibencinya ternyata menyayanginya dan memberi kesempatan kedua padanya. Mulai saat itu Beddu berjanji akan belajar keras dan setiap sore datang ke rumah Pak Simarmata untuk belajar matematika. Hasilnya lumayan, pada saat ujian susulan, Beddu bisa memperoleh nilai yang baik.

Setiap mata pelajaran tidak akan bisa diterima kalau siswa tidak menerima kehadiran guru dengan senang hati. Para siswa harus menerima gurunya dulu baru bisa menerima pelajaran yang diberikan sang guru.

Doa : Bapa, ajari aku untuk menyenangi guruku sehingga semua pelajarannya dapat aku terima. Amin.                            ooO0Ooo

13 Agustus 2009

Menghormati

Bahan Alkitab : 1 Tim 5:17-20

Saat dulu penulis masih sekolah di SD 53 Medan, masih teringat bagaimana hormatnya kami terhadap semua guru terutama wali kelas yang tidak pernah lelah mengajar dan membantu kami dalam mengerjakan tugas-tugas. Dalam setiap pekerjaan dan tugas yang diberikan, cuma ada satu yang dibenak muridnya yaitu harus dikerjakan.

Karena hormatnya, jangankan melawan, untuk berpapasan saja mejadi segan. Ada anggapan bahwa guru itu merupakan orang yang benar-benar mulia dan bertanggung jawab dalam mencerdaskan kehidupan anak didiknya. Bahkan ada ungkapan “guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa”

Tapi kini, banyak pelajar yang sudah tidak hormat lagi terhadap gurunya. Bahkan ada berita yang menyatakan seorang siswa memukul gurunya. Penulis sangat sedih mendengar berita seperti itu. Bagaimana bangsa ini bisa maju kalau guru yang harusnya dihormati malah dipukuli.

Guru merupakan orang yang pantas digugu dan ditiru. Dari mulutnya keluar ilmu pengetahuan yang nantinya akan membuat kita menjadi orang yang berilmu pengetahuan. Bagi siapa yang tidak menghormatinya, maka ilmu pengetahuan akan menjauhinya.

Barang siapa yang menghormati guru maka ilmu pengetahuan akan mendekat kepadanya. Lihatlah perjuangan para guru dalam mencerdaskan siswanya. Biasanya mereka tidak akan segan-segan mengeluarkan ilmu yang ada padanya dengan harapan para siswanya menjadi pintar.

Bagaimana insinyur, dokter, hakim, polisi, tentara dan lainnya ada tanpa bimbingan dari guru. Mereka tetap menerima ajaran dan didikan dari guru-guru mereka pada masa lalu. Jangan pernah menghina dan merasa rendah seorang guru kalau tidak mau ilmu pengetahuan menjauh darimu.

Doa :

Terima kasih Tuhan karena Engkau berikan guru yang baik untukku agar aku bisa menjadi pintar. Amin

ooO0Ooo

 

14 Agustus 2009

Membanggakan Guru

Bahan Alkitab : Mark 7:37

Di suatu padepokan (tempat berlatih silat), guru silat mengajarkan ilmu silatnya kepada semua muridnya yang ada di tempat itu. Diantara murid itu ternyata ada yang paling disayang sang guru karena benar-benar membanggakan gurunya. Murid itu sangat patuh terhadap ajaran sang guru sehingga menjelang akhir pelatihannya, sang guru mewariskan ilmu simpanannya kepada sang murid kesayangan.

Namun murid yang lain protes, kenapa hanya dia saja yang memperoleh ilmu tersebut, sedangkan mereka tidak. Hal itu mereka anggap tidak adil, karena mereka sama-sama murid disana.

Sang guru dengan arif dan bijaksana mengatakan, untuk ilmu yang terakhir, sebenarnya sudah diajarkan dari sejak awal pelatihan hingga kini sudah usai. Ilmu tersebut adalah kesabaran, kearifan, kepatuhan dan kegigihan yang menunjang semua ilmu yang diberikannya selama ini. Namun sayangnya para murid selama ini hanya mempelajari ilmunya namun tidak memiliki 4 hal diatas sehingga ilmunya tidak sempurna.

Guru merupakan orang yang digugu dan di tiru. Segala perkataannya hendaklah benar agar apa yang dikutip anak didiknya juga benar. Segala tindak tanduknya juga hendaklah sesuai dengan kehendak Tuhan agar tidak tercela.

Hai anak-anak hormati juga gurumu agar setiap yang dikatakannya bisa masuk ke dalam dirimu. Orang yang membenci gurunya, tidak akan mendapat pelajarannya karena rasa benci menutup fikiran sehat untuk mendapatkan pelajaran.

Setiap anak yang membanggakan gurunya akan beroleh ilmu yang tinggi. Apa yang ada pada gurunya akan dapat diperolehnya karena sang guru juga tidak akan tanggung memberikan ilmunya. Begitu juga pengajaran, tidak akan bisa masuk kalau gurunya kita benci.

Doa : Tuhan, aku mau belajar dariMu sebagai guru yang benar-benar pantas dibanggakan. Ajari aku untuk bisa mendapatkan pengatahuan yang datangnya dari Bapa. Amin.

ooO0Ooo

15 Agustus

Disayangi

Bahan Alkitab : Kej 39:21-23

Merupakan suat kebanggaan ketika dua ayah bertemu, dan bercerita tentang anak-anak mereka. Ayah yang pertama mengatakan sangat bangga karena anaknya bisa menjadi murid teladan. Sedangkan satunya lagi hanya bisa menghela nafas menceritakan kelakuan anaknya yang lebih banyak menyusahkan.

Saat ditanyakan bagaimana anaknya bisa menjadi teladan di sekolahnya, sang ayah menyatakan, pendidikan yang benar dan takut akan Tuhan merupakan kunci suksesnya. Murid teladan itu ternyata rajin belajar dan selalu meminta petunjuk dari Tuhan dalam setiap langkahnya.

Akibatnya, dalam pergaulan dengan teman sekelas dan guru sangat baik. Para guru semua sayang kepadanya karena selain pintar, juga rajin serta mau membantu teman-temannya yang kesulitan baik dalam pelajaran maupun lainnya.

Rasa sayang gurunya tidak membuat si anak menjadi sombong dan merasa lebih dari yang lain, namun ia tetap merasa terpacu untuk membuktikan bahwa rasa sayang gurunya tidaklah sia-sia karena memang benar dia murid teladan.

Semua yang dipercayakan padanya dapat diselesaikan dengan baik sehingga semua orang merasa sayang terhadapnya. Tanggungjawabnya sangat besar dalam pelaksanaan tugas dan untuk setiap kesulitan ia meminta petunjuk dari Allah agar diberi jalan keluarnya.

Doa

Tuhan, begitu rindunya aku akan pengajaranMu. Ajari aku Tuhan untuk menjadi teladan bagi lingkungan sekitarku. Amin.

ooO0Ooo

 

 

 

 

 

16 Agustus 2009

Teratur

…. Aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu (Luk 1:3)

 

A

pakah rekan-rekan remaja memiliki kebiasaan yang tidak teratur? Misalnya dalam hal makan, atau bangun tidur, atau mengerjakan tugas. Kebiasaan terlambat bangun sangat merugikan diri kita. Selain waktu terbuang sia-sia, badan juga bisa jadi lemas yang mengakibatkan kita jadi malas untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Begitu juga jika kita tidak teratur dalam mematuhi jadwal makan, apa yang terjadi …. dapat mendatangkan penyakit bagi kita. Jadi yang namanya tidak teratur itu hanyalah merugikan diri kita.

Tapi cobalah kita memandang apa yang sudah dilakukan Tuhan. Dari Dia menciptakan dunia ini saja Dia sudah melakukannya dengan teratur dari hari pertama sampai hari ke enam Ia tata sedemikian rupa sehingga terlihat indah dan teratur. Tuhan tidak asal mencipta. Tapi Tuhan melakukannya dengan teratur. Terlebih dahulu Ia ciptakan hal-hal yang menjadi kebutuhan ciptaan lainnya. Seperti, air dibutuhkan hewan air, darat dibuthkan manusia dan hewan, dst.

Jadi ayolah remaja, bukan saatnya lagi kita untuk hidup tidak teratur, karena itu hanya akan merusak rencana Tuhan bagi kita dalam kehidupan kita. Tuhan menghendaki agar kita juga memiliki keteraturan dalam bersekutu, dalam melakukan pekerjaan dan dalam beristirahat. Jika kita memperhatikan orang yang ada di sekitar kita, maka orang yang hidupnya teratur adalah orang yang sukses terhadap apa yang ia inginkan.

Remaja yang dikasihi Tuhan, jadilah seperti Raasul Paulus yang mengambil keputusan menjadi orang yang teratur di dalam hidupnya.

Doa : Ya Bapa ajar aku untuk menjadi seorang remaja yang memiliki sikap hidup yang teratur, agar aku mampu mengikut teladanMu. Amin.

 

 

 

 

 

 

17 Agustus 2009

Perfect

“Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar diantaranya ialah kasih”      (1 Kor 13:13)

 

S

emua orang senang dengan kata “sempurna”. Makanya ada istilah 4 (empat) sehat 5 (lima) sempurna. Udahs ehat sih jika ada nasi, daging (ikan), sayur dan buah, tapi plus susu jadi sempurna deh. Untuk makanan yanag notabene janya kebutuhan jasmani kita pada ingin sempurna apa lagi untuk hal yang rohani.

Karena kita sudah jadi anak Tuhan, tentunya musuh senangnya mencari celah untuk mencelakakan kita. Makanya kita butuh perlindungan. Sobat remaja ingin punya perlindungan yang sempurna … aku beri tiga resep sederhana agar perlindungan kita menjadi sempurna.

Pertama, kita harus mempunyai iman. Imanlah yang menjadi landasan kita untuk bergantung sepenuhnya kepada Tuhan. Dalam hal ini Tuhan maunya sih iman kita mengalami petumbuhan. Ingat cerita Markus 14:22-33, di mana waktu itu Yesus menyuruh murid-murid untuk pergi duluan tapi di tengah perjalanan ada angin sakal sehingga perahu mereka terombang-ambing. Guys, mengertilah Tuhan kerap kali mengijinkan angin sakal menghempas hidup kita. Kenapa … karena Tuhan sedang melatih iman kita. Jadi mulai pagi ini tidak boleh mengeluh lagi kalau ada masalah ternyata bermanfaat bagi pertumbuhan iman kita.

Berikutnya kita harus meletakkan pengharapan hanya kepada Tuhan. Jadi tidak boleh pengharapan kita diletakkan pada kekayaan, jabatan, kepintaran, dll, karena terrkutuklah orang yang tidak mengandalkan Tuhan. Sebagai anak Tuhan kita harus meletakkan pengaharapan kita kepada Tuhan (Ibrani 6:19-20).

Terakhir, kita harus memilih kasih, bukankah kasih adalah hal yang terbesar (1 Kor 13:13), kasih itu bisa mengalahkan segalanya termasuk maut (Kidung agung 8:6-7) dan kita aka melihat dampak kasih dalam kehidupan kita saat kita bergaul dengan Tuhan yang mempunyai kasih sempurna yang sudah menciptakan bumi dan segala isinya dengan sempurna juga.

Jadi sekali lagi, resep supaya kita memiliki perlindungan Tuhan yang perfect adalah: memiliki iman, pengharapan dan kasih.

Doa : Berharap padaMu Tuhan, itulah kerinduanku. Saat ini aku berdoa biarlah Engkau menambah lagi kapasitas imanku supaya aku berkenan dihadapanMu untuk melakukan pekerjaan besar bersamaMu Tuhan. Amin.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

18 Agustus 2009

Manusia-hewan

“Lalu Tuhan Allah membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara. DibawaNyalah semuanya kepada manusia itu …”    (Kej 2:19)

 

K

etika kita bangun pagi, kita pergi ke luar rumah, pada saat itu ada kicauan burung dan suara kokok ayam yang menyambut pagi hari, sama seperti kita. Ketika kita liburan, ortu sering mengajak anaknya ke kebun binatang untuk melihat berbagai jenis binatang. Bahkan juga pertunjukan sirkus yang bisa membuat kita terhibur.

Teringat juga dengan lebah (tawon) yang mempunyai madu yang begitu manis yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Disamping bermanfaat dapat juga dijuahs ebagai penambah penghasilan manusia. Belum lagi jika kita pergi ke peternakan. Di sana kita akan melihat betapa besar penghasilan yang dapat diterima oleh pengusaha-pengusaha dari hasil peternakannya.

Remaja yang dikasihi Tuhan, perlu kita ketahui bahwa binatang juga merupakan ciptaan Tuhan yang diberikan kepada kita untuk dipelihara dan dijaga. Bila kita adalah makhluk yang sama-sama diciptakan oleh Tuhan, maka kita akan selalu mempunyai hubungan dengan semua binatang yang ada di muka bumi.

Coba kita bayangkan ada ada berapa jenis hewan yang sudah punah atau tidaks empat kita kenal? Siapa pelakunya? Di samping karena pengaruh perubahan alam tapi yang paling besar adalah karena ulah manusia. Sebut saja beruang kutub. Bagaimanakah mereka dapat mempertahankan kehidupannya jika es di kutub utara sudah mulai mencair?

Jadi jagailah binatang-binatang yang telah Tuhan ciptakan jangan sampai semua hilang atau punah da tak ada yang tersisa lagi. Jika demikian maka kita manusia juga yang akan rugi karena hewan dan manusia saling membutuhkan. Manusia membutuhkan hewan untuk kebutuhan hidup (makanan, pakaian dan pengamanan). Juga hewan membutuhkan uluran tangan kita untuk melestarikan dan melindunginya dari kepunahan.

Doa : Tuhan, aku bersyukur buat karya penciptaanMu. Ajari aku Tuhan agar aku mampu menjaga dan melestarikan apa yang Engkau jadikan di muka bumi ini. Amin.

 

19 Agustus 2009

Manusia dan tumbuhan

“… lihat Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji, itulah yang akan menjadi makananmu.                                                                                            (Kej 1:29)

 

D

i tepi hutan jati terhampar sawah yang sangat luas. Sawah itu penuh dengan tanaman padi yang telah menguning. Para petani siap untuk memanennya.

Suatu hari padi berbincang-bincang dengan pohon jati. “Hai pohon jati, apakah kamu tidak bosan diam di sana selama berpuluh-puluh tahun, lihat dong aku yang dipelihara dan cepat menguning dan menghasilkan banyak uang untuk para petani” ujar padi. Tetapi dengan senyuman simpul pohon jati menjawab “biarpun aku bepuluh-puluh tahun di sini aku semakin besar dan kuat sehingga tidak ada satu pohon yang bisa menggantikan aku untuk menjadi rotan terbaik dan membangun rumah manusia.

Remaja yang dikasihi Tuhan, dari percakapan kedua tumbuhan tersebut diatas dapat kita lihat bahwa mereka sangat bangga dapat memenuhi kebutuhan kita manusia. Tanpa adanya tumbuhan yang diciptakan oleh Tuhan maka kita tidak akan dapat bertahan hidup. Demikian juga tanpa kita memelihara semua tanaman itu maka dia tidak akan berkembang dan terus ada di bumi ini.

Sebagai remaja yang bertanggung jawab dan peduli akan lingkungan marilah kita pelihara mereka yang sudah memberikan makanan, oksigen, papan untuk membangun rumah, dsb. Kita dalah generasi yang dipercayakan Tuhan untuk melakukan tugas itu, maka mulai dari hari ini mari kita menghargai tumbuh-tumbuhan dengan tidak menyia-nyiakannya, memetik dengan sembarangan kemudian dibuang atau ditebang dan tidak di tanam lagi.

 

Doa : Tuhan, terima kasih atas tumbuh-tumbuhan yang Engkau ciptakan. Ajar aku untuk memelihara dan melestarikan mereka. Amin.

 

 

 

 

20 Agustus 2009

Aku dan sesamaku

“… Hidup kami di dalam dunia ini khususnya di dalam hubungan kami dengan kamu, dikuasai oleh ketulusan dan kemurnian dari Allah oleh kekuatan kasih karunia.”                  (2 Kor 12:1)

S

 

uatu hari di sebuah pabrik mobil, baut besar dan kecil sedang berbincang-bincang ketika waktu istirahat dan para pekerja pabrik sedang pergi. “Hei kecil! Kasihan deh kamu, sudah badannya kecil, kurus, pendek lagi! Kamu kira apa yang bisa kamu lakukan di sini?” gertak baut besar kepada baut kecil. Jawab baut kecil dengan rendah hati “kawan, kita memang berbeda aku memang kecil dan pekerjaanku memang ringan. Tapi tiak mungkin kamu melakukan tugasku ini karena lubangnya terlalu ekcil bagimu. Aku akan di pasang di lobang yang kecil dan kamu di lobang yang besar agar mobil ini bisa kuat karena kita yang menopangnya. Tidak lama kemudian sesudah dikerjakan oleh pekerja pabrik itu maka mobil itu bisa berjalan dan dapat berfungsi dengan baik karena dilengkapi oleh baut besar dan kecil.

Demikian juga dengan kita sebagai remaja. Kita semua adalah ciptaan Tuhan yang paling mulia dan dikenal dengan makhluk sosial yang akan selalu melengkapi antara kekurangan yang satu dengan yang lainnya. Meskipun kita semua berbeda tapi kita tidak boleh saling merendahkan. Tuhan menciptakan kita dengan maksud agar kita saling mengasihi dan saling membutuhkan. Tak ada manusia yang bisa hidup sendiri tanpa manusia lain di sampingnya. Oleh karenanya janganlah ada keinginan untuk merendahkan apalagi meremehken teman atau orang lain yang berbeda dengan kita.

Kita membutuhkan sahabat dan teman yang banyak. Bukan hanya temans ebaya tapi juga relasi kita dengan keluarga, masyarakat dan orang-orang yang ada di sekeliling kita. Sepatutnyalah kita melakukan seperti apa yang dinasehatkan Rasul Paulus kepada jemaat di Korintus, yakni menjaga ketulusan dan kemurnian hubungan antara satu dengan lainnya.

Jika saat ini anda punya musuh atau orang yang membuat anda kesal atau dongkol, marilah bawa dia dalam doa kita. Mohon Tuhan yang memampukan kita untuk menerima dia apa adanya.

Doa : Ajar aku Tuhan untuk mampu membangun hubungan yang murni dan tulus dengan saudara-saudaraku dan teman-temanku. Amin.

 

21 Agustus 2009

The light

“…Akulah terang dunia, barangsiapa mengikut aku ia tidak akan berjalan di dalam kegelpan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.”                                                        (Yoh 8:12)

Dalam keheningan malam terdengar olehku percakapan lilin-lilin yang sedang menyala:

Lilin 1    : Aku adalah lilin perubahan, tapi aku tidak mengerti mengapa dunia tidak pernah berubah. Dunia hidup di dalam kejahatan, menyombongkan diri dan tidak mau merasakan penderitaan orang lain. Aku tidak mampu melihat semua ini, lebih baik aku mati, padam dan meninggalkan dunia ini.

Lillin 2   : Aku adalah lilin iman. Tetapi dunia telah meninggalkan aku. Dia hidup menurut keinginannya sendiri. Tinggal dalam kefasikan, kemunafikan. Aku tidak sanggup melihat semua ini. Biarlah aku padam, biar kegelapa menyelimuti dunia ini.

Ruangan itupun semakin gelap dengan padamnya lilin iman.

Lilin 3    : Aku adalah lilin cinta tetapi dunia tidak memiliki kasih. Sekian lama aku menyala tebakar, aku tidak melihat adanya kasih dalam dunia ini, membiarkan orang yang tertindas menjadi semakin tertindas.hatiku hancur melihat semua ini, lebih baik aku menyusul lilin perubahan dan lillin iman, biarlah kegelapan yang  akan menyelimuti dunia ini.

Malam itu lilin perubahan, lilin iman dan lilin cinta telah padam, tinggallah lilin harapan yang menyala dan mulai berkata:

Lilin 4    : Akulah lilin harapan, aku tidak akan pernah padam sampai kapanpun. Aku akan tetap menyala di dunia ini, menyala di hatimu dan menerangi jalan yang gelap bagimu..

Sobat remaja yang dikasihi Tuhan, terang itu sangat pentingbagi kita. Tuhan menciptakan terang agar manusia dapat membedakan mana yang baik dan yang buruk dalam penglihatan mata juga mata hatinya. Bayangkan saja jika seluruh dunia ini gelap gulita. Apa yang terjadi? Tumbuh-tumbuhan tidak akan hidup, manusia juga tidak akan berkembang di segi iptek dan pengetahuan.

Oleh karenanya mari sobat muda kita manfaatkan terang yang telah diberikan Tuhan untuk turut juga menyinari hati kita agar senantiasa bersih dan memiliki terang kehidupan. Jangan pernah takut, jadilah kita lilin harapan maka kita akan sanggup menyalakan kembali lilin perubahan, llilin iman dan lilin cinta. Selama kita mau memegang lilin harpan itu, perubahan, iman dan cinta akan datang kembali menerangi kegelapan dunia ini. Jadilah kita pembawa terang bagi sesama kita.

Doa : Ya Tuhan, pencipta terang dan Engkau adalah terang dunia, jadikan aku lilin pembawa terang bagi sekelilingku, agar kami tidak hidup dalam kegelapan. Amin.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

22 Agustus 2009

Langit

“Hanya Engkau ya Tuhan! Engkau telah menjadikan langit, ya segala langit dan segala bala tentaranya …”                                                                                                      (Nehemia 9:6)

 

KaryaMu Tuhan indah bagiku, sehingga ku tak dapat tinggalkanMu…. ini adalah penggalan lagu yang diciptakan oleh seorang anak yang bernama Jakub yang pernah tinggal di PAK Gelora Kasih Sukamakmur. Ia mengagumi sungguh apa yang dilakukan Tuhan, sama seperti ungkapan kekaguman Raja Salomo. Wajar saja. Coba kita bayangkan, siapa sanggung menjadikan langit yang begitu luas, kokoh tak pernah ada sejarahnya langit runtuh.

Bila berbicara tentang langit, mungkin yang timbul di benak kita, wow tinggi sekali…. bahkan kita tidak tahu ujung langit itu di mana. Yang kita tahu bahwa di atas langit masih ada langit. Atau warna langit yang sangat indah, senantiasa berubah-ubah; biru, putih, kelabu. Warna ini juga bisa jadi patokan bagi kita untuk mengetahui cuaca, apakah mendung, cerah atau mau hujan.

Perlu kita tahu bahwa di langit kita bisa melihat ajaib perbuatan Tuhan. Ia meletakkan benda-benda penerang dan benda-benda langit yang unik yang besar dan yang kecil. Sungguh istimewa ciptaan Tuhan.

Tuhan membuat semua ciptaanNya itu sesuai dengan fungsinya masing-masing. Matahari untuk menyinari hari-hari kita. Tuhan juga memberi bulan dan bintang-bintang untuk menerangi kita pada malam hari.

Jadi rekan remaja, kita bersyukur kepada Tuhan atas semua tang telah dia ciptakan di dunia ini. Semua yang Dia ciptakan baik bagi kita. Kita juga diciptakan dengan maksud dan tujuan yang tekah Tuhan tetapkan. Jadi kita harus tahu bahwa Tuhan mejadikan segalanya di dunia ini baik yang bernafas maupun yang tidak bernafas, semua memiliki fungsinya masing-masing. Untuk kita renungkan, sepertinya takkan mungkin manusia merusak langit yang menjulang tinggi itu, siapa yang sanggup? Namun, ya manusia juga merusaknya. Dengan teknologi rumah kaca, pemakaian spray yang berlebihan, dll ternyata merusak langit buatan tangan Tuhan.

 

Doa : Terimakasih Tuhan buat benda-benda langit yang Engkau ciptakann. Kami akan mengagungkan Engkau dengan segala karyaMu

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

23 Agustus 2009

Our Land

“Lalu Allah menamai yang kering itu daratan, …”                                                   (Kej 1:10)

 

Kehidupan di bumi adalah sebuah kepercayaan. Artinya Tuhan mempercayakan kehidupan tersebut juga dengan segala fasilitas yang bisa kita pakai di bumi ini. Inilah metafora jenis kedua di dalam Alkitab tentang kehidupan. Tahukah kamu, waktu yang kita miliki di bumi, serta tenaga, kepandaian, kesempatan, hubungan dan kekayaan orangtua kita, semua adalah pemberian Tuhan yang telah Dia percayakan kepada kita. Allah adalah pemilik segalanya yang ada di duni ini.

Sebenarnya kita tidak pernah benar-benar memiliki apapun selama kediaman singkat kita di bumi ini. Allah hanya meminjamkan bumi ini kepada kita pada waktu kita hidup. Bumi adalah milik Allah sebelum kita datang dan Allah akan meminjamkannya kepada orang lain setelah kita meninggal. Kita hanya bisa menikmatinya sesaat saja. Namun terkadang manusia sangat serakah, ingin mengambil keuntungan sebanyak-banyaknya dari tanah yang dipinjamkan Tuhan ini. Akibatnya, kita bisa lihat kebakaran hutan di wilayah Riau yang tak kunjung padam, tentu saja ini sangat merusak tanah kepunyaan Tuhan. Juga lumpur Lapindo yang tak berhenti keluar. Pasti ada bagian bumi yang seharusnya tidak disentuh tapi manusia tidak peduli akibatnya manusia juga yang menderita.

Rekan remaja ingat tidak, ketika Allah menciptakan Adam dan Hawa, dia mempercayakan ciptaannya kepadanya. Sekarang pekerjaan pertama kita adalah mengelola dan menjaga bumi kita ini. Marilah rekan remaja, seperti yang Tuhan bilang “orang-orang yang kepada mereka dipercayakan sesuatu yang berharga harus menunjukkan bahwa mereka ternyata dapat dipercaya.” Kita mau kan jadi kepercayaanNya Tuhan untuk memelihara bumi ini? Mau dong….

Doa : Tuhan sungguh luar biasa ciptaanMu, aku mau menjaga dan memeliharanya. Beri aku kekuatan. Amin.

 

 

 

 

24 Agustus 2009

Tumbuh-tumbuhan

“Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan…” (Kej 1:11)

 

Rekan-rekan remaja… coba kita renungkan. Illegal logging semakin marak sekarang ini. Tangan-tangan orang yang tidak bertanggungjawab menebang dan menjual pepohonan yang tumbuh di bumi ini. Hutan semakin gundul. Jeritan tangis saudara-saudara kita kian terdengar setiap saat karena kelaparan  dan kemiskinan. Mengapa? Mungkin rekan remaja sudah mengetahui jawabannya. Semua bencana alam longsor, banjir di mana-mana, semua karena pepohonan telah habis, tidak ada lagi yang bisa menahan air bila hujan deras datang.

Tuhan telah menciptakan tumbuh-tumbuhan di dunia ini bukan untuk kita binasakan, melainkan untuk kita jaga dan lestarikan. Jika kita perlu boleh-boleh saja menebang tapi jaga pohon yang masih kecil atau tanamlah penggantinya. Namun apa yang kita lihat sekarang, sudah lebih banyak gedung bertingkat dan pabrik-pabrik yang menjulang tinggi ketimbang pohon-pohon yang asri. Jadi jangan salahkan Tuhan kalau manusia semakin banyak mengidap penyakit. Tentu saja ini tidak terlepas dari pengaruh tumbuhan yang semakin langka dan tidak diperhatikan. Dulu, nenek moyang kita banyak menggunakan tumbuh-tumbuhan sebagai obat yang tidak mempunyai efek samping. Bukan saja menjadikan sembuh, namun obat dari tumbuhan alami menjadikan manusia semakin bertenaga, sehat dan segar. Sebaliknya, kita lebih banyak memakai obat kimia yang banyak punya efek samping. Coba rekan remaja sebutkan beberapa tumbuhan yang berkhasiat, apakah kita msih tahu? Apakah kita masih menggunakannya?

Sekarang saatnya kita harus merubah keadaan ini. Mulai sekarang tingkatkan rasa yang dan kepedulian kita terhadap segala jenis tumbuhan. Lakukan penghijauan di sekolah atau lingkungan sekitar rumah kita. Dengan demikian Tuhan akan tersenyum melihat kita mau menjaga da melestarikan ciptaannya.

Doa : Indahnya tumbuhan ini ya Tuhan, Engkau bukan hanya menciptakan yang besar dan penting, engkau juga menciptakan yang kecil yang juga penting dan berguna. Tuhan aku menyukai ciptaanMu. Amin.

 

25 Agustus 2009

Musim Rohani

“Kita tahu sekarang bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah”                                                                                                                                 (Roma 8:28)

 

Musim panas, musim dingin, musim semi, dll, mungkin tidak asing bagi remaja sekalian. Meskipun tidak semua ada di negara kita tapi paling tidak melalui media kita bisa melihat perubahannya yang sangat nyata. Mengapa itu bisa terjadi? Terkadang para petani kita mengeluh karena pada musim panas, semua tanaman menjadi layu. Terkadang nelayan juga mengeluh karena pada musim hujan, ikan-ikan sulit untuk ditangkap. Di negara barat, ada saatnya kita tidak melihat daun-daun yang hijau sama sekali. Pohon-pohonmenjadi seperti mati karena tinggal ranting-rantingnya saja yang berdiri tegak. Pada saat itu para petani sama sekali tidak bisa menanam.

Mengapa Tuhan menjadikan perubahan musim? Meskipun banyak manusia yang mengeluh namun tanpa kita sadari sebenarnya tujuan Tuhan itu snagat luar biasa. Ia ingin mengatur kesuburan tanah, masa tanam dan masa tuai.

Nenek moyang kita pada zaman dahulu melihat tanda-tanda alam untuk memulai pekerjaannya, misalnya bintang yang bertaburan di langit petanda bahwa ini adalah kesempatan untuk menangkap ikan. Atau pad saat terang bulan maka itu adalah waktu untuk menanam. Berbeda dengan sekarang semua serba dipaksakan, jadinya… ya mengeluh.

Kali ini kita juga akan membahas musim rohani. Ini maksudnya musim pencobaan, musim pemulihan, musim pengharapan dan musim sukacita. Tahukah kamu bahwa semuanya itu merupakan tahap siklus pengalaman yang berbeda satu dengan lainnya. Kalau disuruh milih, pasti maunya musim sukacita saja sepanjang tahun, iya kan? Tapi Tuhan membuat beberapa musim karena musim-musim lainnya juga akan sangat penting bagi pengembangan karakter yang utuh dan seimbang dalam kehidupan kita.

Setiap musim mempunyai ciri tersendiri dan akan memberikan pengaruh yang berbeda terhadap aspek-aspek rohani, psikologi dan fisik kita. Tapi ingat, sejalan dengan pertumbuhan dan perkembangan yang dihsilkan, terdapat pula bahaya dan godaan yang harus kita waspadai dalam setiap musimnya. Melalui semuanya itu, Tuhan mempunyai maksud bahwa segala sesuatu bekerja bersama-sama untuk kebaikan kita.

Doa : Banyak hal telah kulalui dalam hidup ini, banyak perkara telah kutanggung dalam hidup ini dan banyak juga pelajaran yang kudapat dalam hidup ini. Dan aku percaya itu semua mendatangkan kebaikan buatku dan itu semua untuk mendewasakanku. Terimakasih Tuhan, amin.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

26 Agustus 2009

Binatang air

“Maka Allah menciptakan binatang-binatang laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak dan berkeriapan di dalam air …”                                                     (Kej 1:21)

 

A

pakah kamu pernah berjalan-jalan ke tepi pantai laut atau danau atau sungai? Apakah yang kamu saksikan di sana? Orang-orang yang sedang mandi? Apakah kamu tidak melihat ikan-ikan yang berenang atau hewan lainnya yang hidup di air? Dahulu, sebelum air menjadi tercemar, jika kita berjalan-jalan di tepian air tersebut, kita bisa melihat ada ikan-ikan kecil yang berenang ke sana-ke mari. Di tepi pantai ada juga siput-siput yang berjalan mencari gundukan pasir tempatnya bertelur. Namun semua telah menjadi tontonan yang sangat langka.

Remaja sekalian, kenapa Tuhan menciptakan hewan-hewan yang hidup di air? Apakah tidak cukup binatang daratan atau udara saja? Ternyata Tuhan itu memang sungguh baik, Ia memenuhi segala kebutuhan manusia juga menjaga keutuhan ciptaannya, termasuk juga lautan, danau dan sungai. Tuhan ingin agar di ketiga tempat itu terdapat siklus kehidupan yang baik.

Lihatlah betapa Tuhan menciptakan setiap makhluk air dengan sangat unik, sesuai dengan kebutuhannya dan tempat hidupnya. Ada ikan mas yang sangat indah dan enak. Ada ikan paus yang sangat besar ada juga terumbu karang dan plankton-plankton. Semua diciptakan agar memuji Tuhan dan menjadi berguna bagi manusia. Suatu hari saya menonton sebuah film yng diputar di bioskop di Jerman dengan judul Unsere erde (bumi kita). Film ini mengajak kita untuk melihat betapa dunia ini sudah berubah sehingga banyak hewan-hewan air yang punah atau berpindah tempat untuk mendapatkan apa yang mereka butuhkan karena di tempat semula sudah terpolusi atau menjadi panas, dsb.

Remaja yang dikasihi oleh Tuhan, mari kita mensyukuri ciptaan Tuhan yang sungguh luar biasa. Kita dukung ciptaanNya ini untuk tetap bertahan hidup.

 

Doa

Ya Tuhan, kubersyukur buat lautan buatan tanganMu yang sungguh indah. Ajar aku untuk mengagumi karya tanganMu dan bersedia Engkau suruh untuk memperhatikan dan ikut mengasihinya. Amin.

 

27 Agustus 2009

Semut, Pelanduk, Belalang dan Cicak

“Ada empat binatang yang terkecil di bumi: Semut, bangsa yang tidak kuat … pelanduk, bangsa yang lemah … belalang, yang tidak mempunyai raja … cicak, yang dapat kutangkap dengan tangan … yang juga ada di istana-istana raja.” (Amsal 30:24-28)

S

obat remaja … pada tau nggak kalau alam dis ekitar kita ternyata juga memberi banyak pelajaran untuk diambil hikmatnya. Kalau dipikir-pikir kadang kita suka cuek ama sekeliling kita. Padahal semua itu memberi kita peluang untuk menambah pengetahuan kita. Contoh kecilnya dari dunia binatang. Ternyata Raja Salomo juga suka “meneliti” perilaku binatang dan dia diberi pelajaran oleh objek yang dia teliti.

Semut, kita semua tau kalau mereka binatang yang ulet kerja. Selalu menyediakan stok makanan untuk di kemudian hari, nggak pandang panas terik matahari…yang penting kerja! Dari mereka kita diberi pelajaran supaya jangan malas, jangan berleha-leha apalagi nyanatai melulu di kamar. Mulailah melakukan sesuatu ntuk hidupmu.

Pelanduk, adalah binatang yang lemah tapi mereka membangun rumahnya di bukit batu. Merka mengajarkan kepada kita untuk selalu mengandalkan Tuhan. Karena kalau dipikir-pikir kita ini siapa sih di hadapan Tuhan? Kita Cuma debu tanah, iya kan? So apa yang harus kita pertahankan? Mari mulai andalkan Tuhan dalam setiap langkah hidupmu.

Belalang, yang tidak mempunyai raja namun semuanya berbaris dngan teratur. Hmmm mereka memberi kita pelajaran tentang disiplin. Walaupun orang lain nggak tau gimana kita di rumah saat sendiri tapi itu gak berarti kita harus pasang topeng kan? Artinya jujurlah pada diri sendiri terlebih pada Tuhan dalam hal mengasihi Tuhan. Perhatikan jam saat teduh, perhatikan hubunganmu dengan Tuhan.

Cicak, ada di istana-istana raja tapi juga nyatanya ada di rumah kita. Artinya kita harus bisa melakukan terobosan-terobosan dalam hidup kita. Jangan Cuma jago kandang tapi harus berdampak bagi sekeliling.

Jadi sekarang nyatalah bahwa alam, khususnya binatang daratan juga bisa menjadi guru yang baik selama kita mau memperhatikan “pelajaran-pelajaran” yang mereka tawarkan.

Doa : Tuhan terimaksih untuk memberi pelajaran kepadaku lewat makhluk ciptaanMu. Ajar aku terus untuk semakin mengasihiMu melalui mengasihi ciptaanMu, mengandalkan Engkau, dan memiliki hati yang teguh. Amin.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

28 Agustus 2009

Hakekat penciptaan manusia

“Ingatlah penciptamu pada masa mudamu, sebelum tiba hari-hari yang malang dan mendekat tahun-tahun yang kau katakan: “tak ada kesenangan bagiku di dalamnya!”                              (Pengkhotbah 12:1)

Orang yang sedang bersyukur pada Tuhan pasti dari mulutnya keluar pujian, pengagungan dan penyembahan. Mengapa? Karena orang yang besyukur akan mengeluarkan sesuatu yang responsif dan spontan. Ia kan bersyukur bahwa ia diciptakan dan diijinkan hidup di dunia ini. Seperti Pengkhotbah katakan, “Ingatlah akan penciptamu pada masa mudamu …” Ayo siapa yang mau bersukuy pada Tuhan buat kehidupan yang sudah diberikanNya bagi kita?

Disaat kita mengingat pencipta kita, maka Tuhan akan tersenyum bagi kita dan masa-masa muda kita tidak akan pernah sia-sia. Rekan remaja, zaman sekarang memang banyak tawaran-tawaran dari dunia ini yang membuat kita lupa akan pencipta kita. Bahkan ada juga yang menyesali keberadaan dan kehadirannya di bumi ini. Ini dikarenakan manusia tidak menyadari hakekat penciptaannyas ebagai makhluk yang istimewa dan senantiasa diperhatikan oleh Tuhan. Tidak sedikit manusia yang mencoba membunuh dirinya karena merasa terlalu menderita dan miskin. Padahal bukan itu tujuan Tuhan menjadikan kita. Tuhan ingin kita menjaga dan melestarikan dunia ini. Dan dengan akal budi yang Dia berikan kita menjadi semakin bijak untuk memahami rencana Tuhan dalam hidup kita.

Anehnya sebagian orang malah menggantikan kemuliaan Allah dengan buatan tangan manusia sendiri. Roma 1:22-24 mengatakan bahwa kita akan menjadi mirip atau serupa dengan objek yang kita sembah. Wah berarti jika kita menyembah binatang-binatang maka bisa-bisa kita sama seperti binatang tersebut. Taoi jika kita mengingat dan menyembah Pencipta kita, maka kita akan menjadi serupa seperti Dia. Hebatkan … ?!

 

Doa : Tuhan, ciptaanMu begitu indah dan luar biasa. Jadikanlah aku ciptaanMu yang sempurna seperti apa yang Engaku inginkan. Amin.

 

29 Agustus 2009

Salvation

“… Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa dan diantara mereka akulah yang paling berdosa.”   (1 Tim 1:15)

 

Remaja yang dikasihi oleh Tuhan, pernahkah anda membayangkan suatu hari nanti kita masuk dalam keluarga Allah untuk mendapatkan kehormatan tetinggi dan hak istimewa terbesar yang tidak pernah kita alami? Bagaimana itu ya …?Tidak ada hal yang dapat menandingi, kapanpun kita merasa tidak berarti, tidak dikasihi, atau tidak aman, ingatlah siapa yang telah menyelamatkan kita.

Salah satu yang menyebabkan kita sulit untuk memuji Tuhan adalah karena dosa yang menghalanginya. Kejahatan terhadap ciptaan Tuhan yang dicoba untuk dikuasai dengan semena-mena atau juga kejahatan yang ikut merugikan manusia dan ciptaan lainnya. Secara pribadi mungkin hari ini kita sedang merasa tertolak, rasa bersalah yang berlebihan. Ayo … tinggalkan semua itu, saatnya kita mengubah kehidupan kita. Sepanjang zaman, bila kita perhatikan ada beberapa cara yang kerap dipakai oleh manusia untuk memperjuangkan keselamatan. Misalnya: perbuatan-perbuatan baik, amat mengusahakan hidup saleh, agama, menghukum dan menyiksa diri, dll. Pada intinya semua usaha ini berusaha untuk memperbaiki diri sendiri.

Fakta bahwa Yesus sang Putra Allah itu harus meninggalkan Surga menjadi manusia dan mati untuk menggantikan posisi kita tang terdakwa. Ini menunjukkan apa? Hanya penyelesaian dari Allah, yaitu dalam diri dan tindakan Tuhan Yesuslah keselamatan itu dapat kita terima. Rekan remaja yang dikasihi Tuhan, keselamatan hanya terdapat di dalam Tuhan Yesus, karena itu remaja kristen berarti “Kristus di dalamku dan aku di dalam Kristus.”

Doa : Ampunkan aku Tuhan, ketika aku tidak mampu mengkontrol diriku dan juga menjaga diriku sehingga terjerumus dalam jerat dosa. Beri kesempatan bagiku untuk melakukan yang terbaik bagi kemuliaan nama Tuhan. Amin.

 

 

 

 

 

 

 

30 Agustus 2009

Free

… untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara                                                              (Yes 61:1)

K

amu masih ingatkan bagaimana keadaan bangsa Israel hidup di tanah pebudakan Mesir? Ya benar … mereka selalu disiksa, ditekan, semua kehidupannya dipenuhi dengan aturan yang memberatkan mereka yang ditetapkan oleh Raja Firaun. Coba kamu bayangkan bagaimana kalau kehidupan itu ada pada kita saat ini. Oh … sungguh mengerikan …

Remaja yang dikasihi Tuhan betapa tersiksanya kehidupan ini bila kita tidak bisa menikmatinya. Mungkin saja saat ini kita memang tidak seperti bangsa Israel yang hidupnya disiksa dan diatur oleh orang lain. Tapi tanpa kita sadari masalah yang kita hadapi seringkali mengikat kita, membuat kita tidak bebas dari jeratan iblis.

Kita perlu tau, sebenarnya kita itu telah lama bebas dari segala ikatan dosa. Sekarang yang terpenting adalah kita siap nggak melepaskan ikatan-ikatan itu di dalam nama Yesus Kristus? Sama seperti bangsa kita Indonesia ini. Kita sudah lama lepas dari penjajahan, kita sudah bebas, sudah merdeka. Tapi yang menjadi pertanyaan, apakah kita (bangsa Indonesia) sudah sungguh-sungguh melepaskan ikatan itu, atau malah sebaliknya kita semakin mengikat diri kita dengan lebih kuat, dengan hutang-hutang luar negeri atau perilaku rakyat yang sekamin tidak beradab.

Hari ini kita akan dipakai untuk mengabarkan kebebasan yang telah diberikan Tuhan  kepada kita. Ingatlah bahwa Roh yang ad adi dalam kita lebih besar dari roh yang ada di dunia ini.

Kita telah bebas, karena tuhanlah yang telah membebaskan kita dari semua masalah kita.

 

Doa : Tuhan tolong kami untuk lepas dari ikatan dan belenggu yang memenjarakan kami. Bantu kami juga mempertahankan kebebasan yang telah Tuhan berikan, karena itulah yang menjadi kerinduan kami.

 

 

31 Agustus 2009

Pejuang!

Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus. Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya …”         (2Tim 2:3-4)

 

S

iapa diantara rekan remaja yang pernah bercita-cita menjadi tentara atau angakatan bersenjatalah? Bisa jadi karena waktu kecil kita lihat betapa gagahnya para tentara berjalan atau karena mereka ditakuti banyak orang. Itu nggak penting, ada hal yang penting yang rekan remaja harus tahu dan sadari. Mau tau? Ini dia: Kamu adalah Prajurit Kerajaan Allah. Mau bukti? 2 Timotius 2:3-4, dengan jelas berkata: “Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus.” Seorang prajurit biasanya punya beberapa sifat secara umu, yaitu:

1.    Seorang prajurit tak pernah jalan menurut kehendaknya sendiri, tetapi selalu mendengarkan instruksi dari komandannya. Artinya, entah itu perintah Tuhan ringan atau berat, semuanya harus kita lakukan, setuju …?

2.    Seorang prajurit sejati harus siap menderita. Waduh … ini hal yang tidak kita sukai, iya kan? Tapi rekan remaja jangan langsung mengundurkan diri! Siap menderita berarti bersedia hidup menderita karena Kristus, karena membela iman kita, karena berani menentang rayuan iblis.

Seorang prajurit nggak pernah yang namanya mengeluh. Apapun keadaannya, apapun tantangan yang dihadapi, apapun berkat yanag datang kita tetap “Happy” dan bersyukur kepada Tuhan.

Bagaimana dengan kita, apa kita tetap bersyukur waktu diledekin ama teman-teman karena berhenti menyontek, berhenti merokok, berhenti bolos, dikata-katain sok sucilah, dimarahi ortu karena kegereja. Jawabannya Cuma satu, kalau kita sadar bahwa kita ini prajurit Kristus, PANTANG MENGELUH! Penderitaan memang sudah bagian kita. Karena itu BERSUKACITALAH! (Mat 5:10-12)

Doa : Kekuatan daripadaMu itulah kekayaanku ya Tuhan. Engkau yang menuntun setiap langkahku dalam menjalani hidupku dan memberikan kepadaku kekuatan untuk menghadapi segala sesuatu yang terjadi dalam hidupku. Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: