Dia Hidup

Dia Hidup

Dalam drama pendek ini, Anda memerlukan dua orang yang mengenakan
pakaian pada zaman Alkitab dan dua wanita.

Maria Magdalena: Petrus! Yohanes! Cepat kemari!

Petrus : Ada apa?

Maria Magdalena: Dia hilang. Yesus tidak ada.

Yohanes : Tenang, ayo masuk. Aku akan ambilkan minum.

Petrus : Maria, kita melihat dia meninggal. Kita tahu Dia
meninggal.

Maria Magdalena: Tidak, kamu tidak mengerti.

Yohanes : Tenanglah. Aku tahu kamu sedih. Masuklah dan duduk.

Maria : Tolong dengarkan aku. Kami pergi ke kubur pagi ini
untuk meminyaki tubuh Yesus. Kami khawatir tidak
bisa menggulingkan batu di depan kubur itu.

Maria Magdalena: Tetapi saat kami sampai di sana, tidak hanya
batunya yang tidak ada, tubuh Yesus pun juga tidak
ada.

Petrus : Dan kamu yakin kamu pergi ke tempat yang benar.

Maria : Tentu kami yakin. Kami mengikuti Yusuf saat dia
membawa tubuh Yesus dari kayu salib.

Yohanes : Kamu yakin kuburan itu kosong?

Maria Magdalena: Kami bukan wanita bodoh. Aku mengatakan yang aku
lihat. Yesus sudah tidak ada.

Yohanes : Aku harus melihatnya.

Petrus : Tunggu, Yohanes. Aku ikut denganmu.

(Semuanya keluar. Beberapa saat kemudian Petrus,
Yohanes, dan Maria masuk.)

Petrus : Aku tidak tahu apa yang harus aku percayai. Aku
tidak mengerti ini.

Yohanes : Aku percaya Dia hidup.

Maria : Tetapi Yohanes, bagaimana dia bisa hidup. Kamu
melihat dia mati. Aku melihat Yusuf menempatkan dia
di taman kuburan. Dia meninggal dengan cara yang
sangat hina.

Petrus : Aku tidak pernah bermimpi hal ini bisa terjadi.
Aku pikir Yesus akan menyelamatkan kita dari
orang-orang Roma.

Maria : Aku juga berpikiran begitu. Aku memandang Yesus
sebagai raja baru kita. Ingat, aku pernah meminta
supaya kedua anakku dijadikan tangan kanan-Nya dan
sekarang lihat apa yang terjadi pada-Nya. Aku tidak
percaya ini semua telah terjadi.

Maria Magdalena: (Berteriak) Aku melihat Dia. Aku melihat Yesus.
Dia hidup.

Yohanes : Aku tahu itu.

Petrus : Tenang dan katakan apa yang terjadi.

Maria Magdalena: Saat kamu pergi, aku kembali ke kubur itu, tetapi
saat aku melihat ke dalam, aku melihat dua
malaikat. Mereka sangat cantik.

Yohanes : Dan di mana kamu melihat Yesus?

Maria Magdalena: Saat aku menoleh ke belakang, aku melihat seorang
pria. Aku kira dia seorang tukang kebun. Lalu aku
minta dia katakan di mana dia meletakkan Yesus.

Petrus : Jadi, tukang kebun itu memindahkan Yesus ke
kuburan lain. Aku tahu pastinya begitu.

Maria Magdalena: Dia menyebut namaku.

Maria : Tukang kebun itu mengenalmu?

Maria Magdalena: Tidak, dia bukan tukang kebun. Dia adalah Yesus.

Petrus : Aku tahu engkau sangat dekat dengan Yesus. Kamu
benar-benar mengasihi Yesus. Maksudku karena Yesus
telah melakukan sesuatu kepadamu. Tetapi Yesus
sudah meninggal.

Maria Magdalena: Dia memanggil namaku. Aku tahu dia adalah Yesus,
tak ada yang memanggilku seperti Yesus memanggilku.
Aku ingin memeluk Dia dan tidak akan melepaskannya,
namun Dia malah mengutusku untuk mengatakan hal ini
kepada kamu. Yesus telah hidup. Aku melihat Dia.
Dia hidup.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: